September 18, 2018 4:02 pm
Breaking News
Home / hotspot / Cara membuat hotspot di rumah

Cara membuat hotspot di rumah

Cara membuat hotspot di rumah itu sangat mudah juragan bahkan menurut sebagian orang yang sudah ahli itu cuma tinggal klik klik doang.

Melanjutkan tutorial tentang mikrotik yang kemarin saya bagikan di sini saya akan berbagi cara yang mudah untuk membuat hotspot di rumah untuk para pemula yang ingin belajar tentang mikrotik.

Perangkat yang disediakan di rumah Anda adalah salah satunya harus menyediakan perangkat mikrotik, entah itu perangkat mikrotik yang murah ataupun perangkat mikrotik yang super mahal konfigurasinya sama karena settingannya hanya itu saja.

Sebelum memulai tutorial membuat hotspot di rumah menggunakan hardware mikrotik Agan harus mengetahui dulu Berapa kapasitas jaringan di rumah Agan yang biasanya disediakan oleh operator seluler atau operator rumah seperti Telkom biznet fastnet atau operator lainnya,
Karena pada dasarnya konfigurasi ini bisa dipakai di semua jaringan karena hanya membutuhkan gateway yang siap dibagikan akses internetnya melalui mikrotik kepada semua user yang telah Agan buat.

Jika Agan kebingungan mengetes berapa sih kapasitas jaringan di rumah Agan sendiri, caranya cukup mudah agar hanya perlu menggunakan website speed test atau pengukur Bandwith lainnya untuk mengecek Berapa kapasitas Jaringan yang akan miliki, jangan lupa untuk menghentikan semua akses internet lainnya di modem atau perangkat internet tersebut.
Langsung saja kita mulai cara membuat hotspot sederhana di rumah menggunakan mikrotik
Pertama Agan sambungkan  port 1 (lan 1) pada mikrotik  ke Lan modem fiber optik  atau gateway target di jaringan agan,
Untuk komputer Agan Sambungkan dengan mikrotik menggunakan port 2 ( Lan 2),

Setelah itu agan login dulu ke mikrotik, untuk login bisa melihat tutorial sebelum ini yaitu cara login mikrotik,

Jangan lupa pada jaringan yang terhubung ke modem diberi comment WAN untuk mempermudah kita mengenali jalur tersebut karena yang terhubung kepada modem yaitu ether 1 atau lan 1 maka kita beri nama Wan pada ether1, jika akan kesulitan tinggal klik kanan pada ether1 dan pilih menu comment dan isikan WAN.

Karena pada perangkat mikrotik saya terdapat WiFi bawaan maka saya enable dulu dengan cara Klik Kanan lalu pilih enable

Setelah kita enable WiFi maka tinggal Agan klik dua kali pada menu wifi (wlan1) tersebut Lalu pilih pada menu wireless

Karena kita akan menggunakan wifi bawaan mikrotik sebagai hotspot maka kita pilih mode ap bridge dan pada menu Band Kita bisa menggunakan yang mana saja namun saya menggunakan seperti pada gambar diatas dan pada menu SSID itu nama hotspot yang muncul pada setiap perangkat client, akan bisa menggantinya dengan nama apa saja terserah kepada pemilik mikrotik tersebut hehehe.

Karena nantinya pada WiFi dan LAN yang tersedia pada perangkat tersebut akan dijadikan sebagai hotspot maka Agan harus membuat bridge

Pada menu tersebut tambahkan Bridge baru dan beri nama sesuai keinginan Agan yang penting jangan lupa hehehe

Setelah membuat nama pada Bridge tersebut selanjutnya pada menu Bridge pilih menu port, Dan tambahkan ethernet (lan) juga wlan (wifi) yang ingin menjadi jalur koneksi hotspot tempat client terhubung ke perangkat hotspot tersebut ( misalnya kalau nantinya akan ada perangkat Wifi tambahan yang terhubung pada LAN 2 dan menjadi tempat client hotspot agar tersambung )

Untuk contoh disini saya menambahkan semua wlan (wifi) dan ethernet (LAN) yang tersedia di mikrotik selain ether1 (lan 1) ( Karena jalur ini terhubung kepada modem)

lalu tambahkan ether lainnya ( siapa tau nanti mau menambah perangkat wifi di jalur tersebut )

Ini contoh saat semuanya sudah saya inputkan pada menu Bridge di mikrotik

hasil menambahkan semua jalur kepada jaringan bridge

Selanjutnya akan harus menentukan address atau bahasa kerennya jatah IP ( kata orangnya mah Biar nggak rebutan IP jadi kita kasih jatah masing-masing)

Yang perlu kita masukkan pertama itu sesuai yang di setting pada modem atau gateway
Ini contoh saat modem saya menggunakan IP 192.168.100.1 ( biasanya IP ini pada perangkat modem fiber optik merk Huawei )
gateway bahasa sederhananya alamat IP buat login ke modem ( biasanya ada di belakang perangkat modemnya )

Namun jika gatewaynya 192.168.1.1 ( biasanya IP ini pada perangkat modem fiber optik merk ZTE atau router stadar lainnya )
maka isi IP yg bagian atasnya seperti ini

selanjutnya kasih IP untuk client hotspotnya
misal kalau saya kasih jatah IP nya dari 192.168.70.2 sampai 192.168.70.254 karena 192.168.70.1 di jadikan sebagai IP gateway ( bahasa sederhananya ip buat login mikrotiknya xixixi )

penjelasan tentang gateway bisa agan bawa di wikipedia

Maka pada new address Saya isikan seperti ini

yang perlu di perhatikan, konfigurasi address list hanya 2, yaitu
1. ip buat nyambung ke modem
2. ip buat jatah ke client

seperti contoh gambah di bawah ini ( cuma 2 )
yang perlu di perhatikan saat konfigurasi address list

Agar mikrotik terhubung ke internet maka kita harus membuat routes ( menjelaskan kepada hardware mikrotik tersebut bahasa sederhananya ke mana sih tujuan jaringan ini )

Pilih menu IP dan klik pada routes

Pada route list tambahkan baru IP gateway sesuai IP modem atau jaringan agan

Karena IP modem saya 192.168.100.1 maka saya isikan seperti ini

Pastikan ada tulisan AS pada hasil inputan yang agan masukkan barusan ( perhatikan mouse pada gambar )

Jika IP modem agan menggunakan yang berbeda dengan di atas contohnya menggunakan IP 192.168.1.1 maka isikan IP tersebut, Contohnya seperti gambar di bawah ini

catatan : pada tulisan reachable ether1 abaikan saja, nanti muncul dengan sendirinya
dan hasilnya seperti ini

Selanjutnya agar terhubung ke internet maka Agan harus menambahkan DNS di menu mikrotiknya ( Masih pada menu IP )

Lalu masukkan DNS favorit Agan dan jangan lupa tambahkan juga DNS mikrotik sebagai alternatif,
Contohnya seperti gambar di bawah ini saya menggunakan DNS dari Google dan DNS IP mikrotik sesuai yang dituliskan pada menu IP address yang saya buat
Dan jangan lupa ceklis pada allow remote request

Setelah konfigurasi di atas maka bisa dipastikan jika settingan Anda benar mikrotik sudah dapat terhubung ke internet namun belum memberikan DHCP kepada klien, jika Agan belum memahami betul tentang settingan manual IP lebih baik lewati saja dan lanjut ke settingan berikutnya,
Untuk mengetes Nya maka akan hanya perlu melakukan tes ping atau hal lainnya dengan terminal di Winbox

Contohnya seperti ini ketika saya melakukan ping terhadap DNS Google dan situs Google

Ping ke google

ini saat ping terhadang google saja
ping google saja

Nah jika sudah berhasil melakukan ping maka hal yang dilakukan selanjutnya adalah mulai melakukan setting hotspot

Sebelum melakukan konfigurasi hotspot hal yang harus dilakukan adalah membuat konfigurasi Nat, menunya terdapat pada firewall di mikrotik untuk ke menu firewall Caranya cukup klik pada menu IP dan pilih pada firewall

Konfigurasi Firewall mikrotik

Setelah pada menu firewall tinggal tambahkan dengan cara klik + yang berwarna biru

Pada tab general Chain biarkan menggunakan settingan bawaan yaitu srcnat namun yang perlu dirubah pada menu out interface yang ditujukan pada jalur ke arah modem pada tutorial ini yang saya jelaskan sebelumnya jalur ke modem menggunakan ether1 ( Lan 1 ) contoh konfigurasinya seperti gambar tutorial di bawah ini

Selanjutnya pada tab action rubah ke Masquerade

Setelah konfigurasi Nat pada firewall bisa dipastikan klien akan bisa terhubung ke internet untuk menguji pada komputer client karena disini belum menggunakan DHCP akan harus mengetik manual pada konfigurasi IP client, namun jika Agan pemula yang tidak ingin ribet setting situ sana sini langsung aja kita lewati saja dan lanjutkan ke settingan hotspot karena settingan IP manual untuk mengetes jaringan mikrotik nya menurut saya tidak wajib, kan tadi kita sudah mengetes dengan cara ping pada Terminal dan ada respon ping yang berarti jaringan sudah terhubung dengan benar.

Untuk konfigurasi hotspot pada menu IP dan pilih menu hotspot

Selanjutnya klik pada hotspot setup

hotspot setup

akan muncul pop-up konfigurasi settingan hotspot tersebut sesuai pada tutorial yang saya berikan di atas kita akan memberikan hotspot pada jaringan Bridge WiFi dan LAN yang saya beri nama Bridge-LANdanWiFi ( sesuaikan dengan yang Agan buat tadi pada menu Bridge )

Jika sudah benar maka klik next saja

Karena tadi di atas sudah menyeting jatah IP untuk hotspotnya maka disini tidak perlu melakukan konfigurasi manual agan cukup klik next saja

Bisa juga Agan menggunakan server smtp untuk email Namun karena ini hotspot rumahan menurut saya tidak memerlukan fitur tersebut lebih baik Biarkan saja dan klik next

Bisa juga halaman loginnya atau basis hotspotnya menggunakan SSL namun Menurut saya kita cocok untuk para pemula lebih baik Biarkan saja dan klik next

Karena kita sudah membuat konfigurasi address atau jatah IP untuk client hotspot kita maka akan cukup klik next saja tidak perlu merubah apapun

Jangan lupa setting nama domain untuk login hotspot milik Agan nah disini Saran saya menggunakan domain yang belum terdaftar Karena untuk menghindari bentrok jadi agan bisa menggunakan domain apapun untuk alamat login hotspot tersebut ( tidak perlu membeli domain terlebih dahulu langsung aja isikan bebas yang penting formatnya sesuai nama domain misalkan galihrezah.com atau galih.us terserah Agan mau isi apa yang penting jangan lupa

penjelasan nama domain

Jika tadi Agan sudah melakukan konfigurasi DNS maka di sini akan muncul sesuai konfigurasi yang Anda isikan pada menu DNS dan selanjutnya agan tinggal klik next

Jangan lupa membuat username dan sandi untuk login WiFi tersebut karena ini bisa Agan pakai untuk menguji apakah hotspot sudah berjalan atau belum ataupun terdapat masalah pada hal tersebut sebaiknya Agan isikan apa saja yang penting jangan lupa

Setelah Agan klik next maka konfigurasi hotspot sudah berhasil dan akan muncul seperti gambar di bawah ini

Setelah Agan klik ok maka Agan harus melakukan login jika port ethernet yang Agan pakai itu termasuk jaringan Bridge hotspot tersebut
Misalnya akan menggunakan jalur Lan ketiga (ether3) dan ether 3 termasuk dalam jaringan Bridge hotspot tersebut maka akan harus melakukan login
Akan cukup melakukan login dengan user yang tadi Agan buat Sebagai contoh pada gambar di atas saya menggunakan
username admin
sandinya admin

Setelah Agan isikan username dan Sandi sesuai yang agan buat tadi

Maka Agan akan dialihkan ke page redirect untuk bebas melakukan browsing menggunakan jaringan hotspot mikrotik yang Agan buat tadi

Saat melakukan tes koneksi internet jangan lupa untuk mengetes Bandwith Apakah mikrotik berjalan dengan normal sesuai tes pada modem sebelumnya
Misalnya pada modem saya melakukan tes mendapatkan hasil internet 100 mbps dengan hasil seperti gambar dibawah ini

Jaringan hostpot full speed

Namun saat saya ujicoba pada hotspot mikrotik hanya mendapatkan hasil segini

Namun jika terjadi hal tersebut akan tidak perlu kuatir karena bisa jadi itu operatornya sedang mengalami turun naik traffic karena bukan termasuk dedicated Network seperti yang digunakan pada standar perusahaan bisnis Seperti tanya pada bisnis milik saya sendiri yaitu Digiwebsmedia yang selalu menggunakan jaringan dari Dedicated Network ( bukan seperti yang biasa dijual oleh para perusahaan nakal lainnya )

Untuk konfigurasi dasar membuat hotspot sudah berhasil selanjutnya akan dibuat tutorial cara membuat user dan mengatur kecepatan pada setiap user ataupun konfigurasi pengeditan halaman web login seperti pada perusahaan hotspot yang biasanya web login itu sangat keren karena memang mereka fokus pada bisnis hotspot.

note perangkat yang saya gunakan untuk tutorial ini:
a. pada tutorial utama
1. CRS125-24G-1S-2HnD-IN
2. modem indihome EchoLife HG8245A
b. pada tutorial pelengkap
1. RB951G-2HnD
2. ZXA10 F601

Selamat berkarya semoga sedikit ilmu ini bisa bermanfaat untuk menambah orang-orang mau memulai bisnis kecil-kecilan di rumah mereka.

Jangan pernah berhenti untuk berkarya karena karya itu tidak akan mati walaupun pemiliknya sudah mati.

About galihrezah

segala sesuatu tergantung pada pola pikir dan sugesti dari diri kita masing-masing – Galihrezah™